TIMES MATARAM, MATARAM – Sejumlah desa di empat kabupaten di Nusa Tenggara Barat (NTB) diterjang banjir dan angin kencang pada Selasa (13/1/2026). Berdasarkan data Pusdalops-PB BPBD NTB, bencana terjadi di Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Barat, Dompu, dan Bima.
Di Kabupaten Lombok Tengah, banjir melanda Desa Montong Ajang dan Desa Kabul, Kecamatan Praya Barat Daya, sekitar pukul 19.30 Wita akibat hujan intensitas tinggi. Genangan masih melanda permukiman warga dan pendataan dampak sedang berlangsung.
Di Kabupaten Lombok Barat, banjir menerjang Desa Persiapan Pengantap dan Desa Persiapan Blongas, Kecamatan Sekotong, mulai pukul 15.00 hingga 19.00 Wita. Sebanyak 570 KK (1.711 jiwa) di Desa Persiapan Pengantap terendam air. Di Desa Persiapan Blongas, seorang warga bernama Nurinah (69 tahun) dilaporkan meninggal dunia. Kebutuhan mendesak saat ini antara lain terpal, matras, makanan siap saji, dan perlengkapan bayi.
Bencana angin kencang juga terjadi di Desa Lasi, Kabupaten Dompu, sekitar pukul 10.30 WITA, menyebabkan satu rumah rusak ringan, satu lapak rusak berat, dua ekor kambing mati, dan satu sepeda motor rusak berat.
Di Kabupaten Bima, angin kencang melanda delapan desa antara pukul 10.00–11.20 WITA. Dampak terparah terjadi di Desa Tawali dengan enam rumah rusak (berat dan sedang) dan kerugian diperkirakan Rp5 juta, serta di Desa Sangiang dengan satu rumah rusak berat (kerugian sekitar Rp20 juta). Di sejumlah desa lain, pohon tumbang sempat menghambat arus lalu lintas.
Kepala Pelaksana BPBD NTB Sadimin mengatakan tim gabungan bersama TNI/Polri dan unsur desa sedang melakukan penanganan di lokasi bencana. Masyarakat NTB diimbau tetap mewaspadai potensi hujan ekstrem dan angin kencang selama periode puncak musim hujan, serta menjaga kebersihan dan debit aliran air di wilayahnya. (*)
| Pewarta | : Antara |
| Editor | : Faizal R Arief |