Euforia Voli Pelajar Pacitan Menggila, Sekolah Diminta Serius Bina Atlet
Lembaga pendidikan yang memiliki program olahraga, khususnya bola voli, diminta benar-benar menggali potensi siswa agar prestasi bisa berkelanjutan.
PACITAN – Antusiasme pelajar Kabupaten Pacitan terhadap olahraga bola voli terus meningkat dari tahun ke tahun.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pacitan, Gagarin Sumrambah, saat menghadiri pembukaan Liga OSIS XXV SMAN 271 di GOR Pacitan, Rabu (11/2/2026).
Menurut Gagarin, geliat voli pelajar saat ini menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Partisipasi dan atmosfer kompetisinya setiap tahun semakin terasa.
“Dinamis sekali dan menunjukkan tren yang luar biasa,” ujarnya.
Ia berharap lonjakan minat tersebut dibarengi pembinaan yang lebih serius dari sekolah. Lembaga pendidikan yang memiliki program olahraga, khususnya bola voli, diminta benar-benar menggali potensi siswa agar prestasi bisa berkelanjutan.
Kehadiran pemerintah daerah, lanjutnya, merupakan bentuk dukungan moral. Soal teknis pembinaan dan program latihan, diserahkan kepada kebijakan masing-masing sekolah.
Tak Sekadar Euforia, Namun Juga Prestasi
Di lapangan, tren voli pelajar di Pacitan memang sedang berada di fase populer dan aktif. Sepanjang 2024 hingga awal 2025, kalender turnamen antar-SMP dan SMA terbilang padat.

Voli menjadi salah satu cabang olahraga utama yang dibina sekolah untuk mendongkrak prestasi non-akademik.
Sejumlah turnamen rutin berbasis OSIS dan sekolah digelar konsisten. Di antaranya Liga SMEA 2025 yang diselenggarakan SMKN 2 Pacitan serta Liga OSIS XXIV SMAN 1 Pacitan. Ajang tersebut diikuti puluhan tim dari Pacitan, Wonogiri, hingga Gunung Kidul.
Beberapa sekolah juga menunjukkan dominasi prestasi. SMPN 4 Bandar konsisten bersaing di tingkat kecamatan dan kabupaten. SMAN 1 Pacitan mampu mempertahankan gelar juara di sejumlah turnamen lokal. Sementara tim voli putri MIM Padi mencatatkan prestasi di Porseni 2025.
Bagi sebagian sekolah, voli bahkan menjadi andalan. Meski fasilitas latihan terbatas, pembinaan tetap berjalan demi menjaga regenerasi atlet.
Kompetisi pun semakin terbuka. Turnamen Sinja Putra Reborn di Kebonagung menjadi wadah rutin bagi pelajar. Mereka tak hanya bertanding di level sekolah, tetapi juga meramaikan turnamen umum tingkat desa dan kecamatan.
Capaian regional mulai diraih. Kontingen voli putra Cabdindik Wilayah Pacitan tercatat menyabet Juara 1 dalam Gempita Awards Jatim 2025 dan ini menjadi sinyal bahwa pembinaan olahraga di daerah mulai berbuah hasil. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




