Perahu Terbalik di Lombok Barat, Seluruh Korban Berhasil Diselamatkan Tim SAR Mataram
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi enam pemancing yang mengalami kecelakaan perahu terbalik di utara perairan Gili Rengit, Lombok Barat. Seluruh korban selamat.
MATARAM – Tim SAR gabungan melakukan aksi penyelamatan cepat terhadap enam orang pemancing yang mengalami kecelakaan laut di utara perairan Gili Rengit, Desa Pelangan, Kabupaten Lombok Barat, Senin sore. Perahu yang mereka tumpangi dilaporkan terbalik, menyebabkan para korban sempat terombang-ambing di tengah lautan.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Mataram, Bustanil, mengonfirmasi bahwa seluruh korban telah ditemukan dan dievakuasi dalam kondisi selamat.
"Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh Tim SAR gabungan," ujar Bustanil di Mataram, Senin (16/2/2026).
Kronologi Penyelamatan
Pihak Kantor SAR Mataram segera bergerak setelah menerima laporan darurat pada Senin sore. Tim Rescue dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan berpatokan pada koordinat yang dikirimkan oleh salah satu korban di lokasi.
Proses evakuasi dimulai pada pukul 17.20 WITA. Petugas memindahkan keenam korban ke atas Rigid Buoyancy Boat (RBB) untuk memastikan keamanan mereka. Tepat pada pukul 17.50 WITA, seluruh korban sudah berada di atas kapal penyelamat dan langsung diberangkatkan menuju Pelabuhan Lembar.
"Seluruh korban ditemukan dalam kondisi selamat meski sempat terombang-ambing di lautan," tambah Bustanil.
Sinergi Tim Gabungan
Setibanya di Pelabuhan Lembar pada pukul 18.40 WITA, seluruh korban yang diketahui merupakan warga Desa Sekotong Timur, Kecamatan Lembar, langsung mendapatkan penanganan lebih lanjut. Operasi penyelamatan ini merupakan hasil sinergi antara Tim Rescue Kantor SAR Mataram, kru Rescue Boat 220 Mataram, Polair Polda NTB, serta bantuan dari nelayan setempat.
Setelah insiden ini, pihak SAR kembali memberikan peringatan keras kepada warga yang sering beraktivitas di wilayah perairan agar lebih waspada terhadap faktor cuaca dan kondisi perahu.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada saat melakukan aktivitas di laut, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," tutupnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




