Mesin Roaster Sederhana, Usung Misi Edukasi dan Ubah Cara Menikmati Kopi
TIMES Mataram/Irawan Halim pencipta mesin roaster kopi unik dari Bandung yang ditemui saat acara PaPIKI 2026 di pameran BIFHEX Indonesia (Foto: Djarot/TIMES Indonesia)

Mesin Roaster Sederhana, Usung Misi Edukasi dan Ubah Cara Menikmati Kopi

Inovasi di industri kopi tak selalu lahir dari laboratorium besar atau pabrik berteknologi

TIMES Mataram,Rabu 11 Februari 2026, 12:02 WIB
29.1K
D
Djarot Mediandoko

BANDUNGInovasi di industri kopi tak selalu lahir dari laboratorium besar atau pabrik berteknologi tinggi.

Di tangan Irawan Halim, sebuah mesin roaster sederhana justru dirancang untuk mengubah cara orang menikmati kopi - dari sekadar minum menjadi pengalaman memahami prosesnya.

Irawan memperkenalkan mesin roasting kopi berukuran ringkas yang dapat digunakan siapa saja, bahkan tanpa keahlian teknis khusus.

Alat ini dirancang dengan prinsip kesederhanaan: mudah dioperasikan, hemat biaya, dan dapat digunakan di berbagai tempat.

“Selama ini orang roasting pakai alat yang listriknya besar, berat, dan mahal. Saya ingin bikin versi sederhana supaya semua orang bisa roasting,” ujarnya dalam wawancara, Rabu (11/02/2026).

Mesin tersebut hanya mengandalkan pengaturan api dan kecepatan putaran, tanpa panel digital rumit. Proses roasting bisa diamati langsung melalui kaca transparan yang menjadi bagian utama desain alat.

Menurut Irawan, transparansi ini bukan sekadar estetika, melainkan sarana edukasi. Pengguna dapat melihat perubahan warna biji kopi dari mentah hingga matang secara real time.

“Dengan kaca ini, kita bisa lihat prosesnya dari mentah sampai matang. Jadi orang tahu tingkat kematangan kopi seperti apa,” katanya.

Mesin ini menggunakan gas kaleng yang bisa diisi ulang, sehingga biaya operasional relatif murah. Kapasitas maksimalnya sekitar 100 gram per proses roasting.

Irawan menilai ukuran tersebut cukup untuk kebutuhan edukasi, demonstrasi, maupun pengalaman langsung di kedai kopi.

Lebih dari sekadar alat produksi, mesin ini dirancang untuk menciptakan pengalaman baru bagi penikmat kopi.

Irawan membayangkan kedai kopi menyediakan biji kopi mentah dari berbagai daerah di Indonesia - mulai dari Aceh hingga Papua - yang dapat dipilih langsung oleh pelanggan. Biji tersebut kemudian di-roasting di tempat, diseduh sebagian, dan sisanya bisa dibawa pulang.

“Nanti konsumen datang, pilih biji kopi mentah, kita roasting di depan mereka. Sebagian langsung diseduh, sisanya bisa dibawa pulang. Mereka jadi tahu prosesnya dan bisa bedakan rasa kopi fresh roast,” jelasnya.

Konsep ini diharapkan menciptakan interaksi lebih dekat antara konsumen dan kopi yang mereka minum. Pelanggan tidak hanya menikmati secangkir kopi, tetapi juga memahami proses di baliknya. Irawan meyakini pendekatan tersebut dapat memperkuat apresiasi terhadap kopi lokal.

Ia juga melihat potensi alat ini untuk petani kopi. Dengan mesin sederhana, petani dapat mencoba melakukan roasting sendiri untuk mengevaluasi kualitas biji kopi mereka.

“Petani kopi bisa roasting sendiri dan tahu kualitas kopinya. Saya berharap banyak orang pakai alat ini supaya masyarakat makin tahu kopi Indonesia itu bagus,” ujarnya.

Mesin roaster ini diproduksi sejak 2024 dan dipasarkan dengan harga sekitar Rp4,5 juta. Meski sederhana, alat tersebut telah menarik perhatian hingga luar negeri.

Salah satu unit bahkan telah dikirim ke Rusia untuk keperluan pameran, karena dinilai memiliki desain menarik dan mudah digunakan.

Irawan menegaskan bahwa inovasi ini bukan semata soal alat, melainkan upaya membangun kedekatan antara masyarakat dengan kopi Indonesia.

Dengan teknologi yang sederhana dan terjangkau, ia berharap lebih banyak orang—dari petani, barista, hingga penikmat kopi—dapat merasakan langsung proses roasting dan memahami kualitas kopi Nusantara.

Bagi Irawan, inovasi kecil dapat membawa perubahan besar. Mesin roaster sederhana yang ia rancang menjadi bukti bahwa kreativitas lokal mampu menghadirkan solusi praktis sekaligus membuka pengalaman baru dalam menikmati kopi. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Djarot Mediandoko
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Mataram, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.