Sebanyak 981 Personel Pendataan Keluarga di Pangandaran Segera Bertugas
Sekretaris Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Pangandaran Aa Sukmadi jelaskan petugas pendataan keluarga (FOTO: Syamsul Ma'arif/TIMES Indonesia)

Sebanyak 981 Personel Pendataan Keluarga di Pangandaran Segera Bertugas

Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Pangandaran menugaskan 981 personel untuk melakukan pendataan keluarga.

TIMES Mataram,Jumat 11 Juli 2025, 15:47 WIB
829.8K
S
Syamsul Ma'arif

PANGANDARANDinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Pangandaran menugaskan 981 personel untuk melakukan pendataan keluarga.

Sekretaris DKBP3A Kabupaten Pangandaran Aa Sukmadi mengatakan, tim pendataan keluarga akan segera mendata langsung ke masyarakat untuk melakukan pendataan menyeluruh.

"Agendanya mulai 16 Juni sampai 30 September 2025 verval KRS dengan sasaran verval pasangan usia subur, hamil, baduta dan balita," kata Aa Sukmadi, Jumat (11/7/2025).

Aa Sukmadi menambahkan, selanjutnya untuk agenda pemutakhiran pendataan keluarga 2025 dilaksanakan pada 22 Juli sampai 21 Agustus 2025 dengan sasaran keluarga pada 48 Desa Lokus di Kabupaten Pangandaran.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan untuk memperoleh data akurat dan mutakhir terkait kondisi keluarga di wilayah Pangandaran," tambahnya.

Dijelaskan Aa Sukmadi menjelaskan, pendataan ini mencakup informasi seputar struktur keluarga, kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga kondisi rumah tangga yang berkaitan dengan upaya pembangunan keluarga berkualitas.

"Pendataan ini sangat penting sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan keluarga, perlindungan anak, serta pemberdayaan perempuan di daerah," jelasnya.

Aa Sukmadi mengimbau, seluruh masyarakat untuk mendukung kegiatan ini dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas di lapangan. Data yang dikumpulkan akan dijaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk keperluan perencanaan pembangunan.

"Tim pendata yang terdiri dari petugas lapangan dan kader KB akan mulai melakukan kunjungan ke rumah masyarakat," papar Aa Sukmadi.

Mereka akan dibekali dengan identitas resmi dan perlengkapan pendukung untuk memastikan proses berjalan lancar, aman, dan akurat.

DKBP3A juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap pihak yang mengaku sebagai petugas tanpa identitas yang jelas. Jika ditemukan hal mencurigakan, warga diminta segera melapor ke aparat Desa atau pihak berwenang setempat.

Dengan adanya pendataan ini, diharapkan Pemerintah Daerah dapat lebih tepat sasaran dalam menyusun program peningkatan kualitas hidup keluarga di Kabupaten Pangandaran  (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Syamsul Ma'arif
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Mataram, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.